Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Namun di lapangan, Asnawi terlihat belum sepenuhnya menyatu dengan kecepatan rekan setim, terutama dengan Robson Duarte.
Pada laga melawan Gimpo FC kemarin sore, Robson Duarte tercatat dua kali tak memahami umpan rekannya dari Indonesia.
Pada babak pertama, Asnawi mempertahankan bola dari sisi kiri dan melihat Duarte berada jauh di kanan.
Umpan daerah Asnawi mengarah ke belakang garis pertahanan lawan, tapi Duarte diam lantaran tak mengira bola dikirim begitu jauh.
Pada babak kedua, Asnawi melakukan akselerasi di sayap kanan dan melihat Durte yang akan bergerak di antara bek musuh (gambar utama).
Namun saat Asnawi melepas umpan terobosan, Duarte tak menyambutnya, barangkali mengira rekannya akan meneruskan penetrasi ke kotak penalti.
Duarte juga sempat tak mengacuhkan Asnawi saat ia mengutak-atik bola di tepi kotak penalti, padahal rekannya berdiri bebas di belakang.
Bagaimanapun, Ansan Greeners membawa pulang kemenangan telak 3-0 dari kandang Gimpo FC.
Baca Juga: Gerbong Senja Persib Masih Kentara, Minim Kepercayaan untuk Pemain Muda
Tiga gol Ansan Greeners dicetak oleh Geon-joo Choi, Lee Sang-min, dan Duarte, sementara Asnawi tak menyumbang apa pun.
"Persoalan pribadi" antara Duarte dan Asnawi dapat diselesaikan dengan memperbanyak drill di sesi latihan antara keduanya.
Duarte dan Asnawi juga berasal dari belahan bumi berbeda dengan bahasa yang berbeda, tak terbantu dengan kedua pemain yang tak berbahasa lokal (Korea).
Kompetisi K-League 2 2022 akan tuntas pada 15 Oktober mendatang, terpaut cukup jauh dari jadwal Piala AFF 2022 pada Desember.
Asnawi Mangkualam diperkirakan akan menjadi andalan Shin Tae-yong dalam misi mengejar gelar juara perdana bagi timnas Indonesia di ajang itu.