Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLANAS.COM - Toni Firmansyah menjalani pekan yang sibuk bersama timnas U-20 Indonesia, lalu langsung diajak bertanding Persebaya Surabaya.
Kekalahan Persebaya Surabaya dari Dewa United pada pekan ke-24 Liga 1 2024/25 memunculkan satu pemain penting.
Laga tersebut digelar pada Jumat (21/2/2025) malam, hanya dua hari setelah laga terakhir timnas U-20 Indonesia di Piala Asia U-20 2025.
Di turnamen yang digelar di China tersebut, Indonesia tersingkir dari fase grup lantaran hasil buruk dalam tiga pertandingan.
Dua laga pertama berakhir dengan kekalahan 0-3 dari Iran dan 1-3 dari Uzbekistan.
Adapun partai terakhir berbuah hasil imbang rasa kalah dengan skor 0-0 dari Yaman.
Dalam tiga pertandingan tersebut, gelandang Persebaya Toni Firmansyah selalu tampil penuh 3x90 menit.
Toni menjadi gelandang andalan Indra Sjafri dalam mengais peluang di hadapan negara-negara top Eropa.
Dasar Garuda Muda sedang mleyot, Toni tak banyak mendapatkan unjuk gigi dan tak sanggup mencatatkan asis atau gol.
Satu-satunya gol Indonesia di Piala Asia U-20 dicetak Jens Raven, dan pemain "lokal" paling bersinar yaitu Marselinus Ama Ola.
Dua hari setelah laga terakhir kontra Yaman, atau kurang dari 48 jam usai laga tersebut, Toni langsung masuk dalam skuad Persebaya.
Bajul Ijo malam tadi menelan kekalahan 2-0 dari tuan rumah Dewa United di Stadion Pakansari Bogor.
Pelatih Paul Munster langsung memasukkan Toni dalam daftar pemain cadangan.
Kebijakan itu terasa aneh lantaran tidak memperhatikan fisik pemain, tetapi juga logis setelah Toni hanya duduk tanpa bermain.
Gelandang kelahiran itu dalam kondisi fisik tidak optimal lantaran belum sepenuhnya bugar usai bermain tiga kali dalam tujuh hari sebelumnya.
Adapun Paul Munster terus merasakan tekanan akibat kekalahan Persebaya dari Dewa.
Bajul Ijo dengan demikian hanya meraup empat poin dari delapan pertandingan terakhir!
“Ya, saya hanya bisa mempersiapkan yang terbaik untuk setiap laga,” ujar Paul Munster.
“Saya juga kecewa melihat cara kami kebobolan di laga ini," lanjutnya.
"Mereka hanya memeragakan passing-passing sederhana dan mereka bisa membobol gawang kami karena tim kehilangan fokus,” katanya.
Sementara itu di timnas U-20, Indra Sjafri diprediksi kehilangan jabatannya.
Editor | : | Najm Ula |
Sumber | : | ligaindonesiabaru.com |