Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

TC Jangka Panjang Indra Sjafri Terbukti Gagal, Gerald Vanenburg Terapkan TC Model Eropa di Timnas U-23?

Najm Ula - Minggu, 23 Februari 2025 | 04:30 WIB
(Dari kiri ke kanan) Tim kepelatihan timnas Indonesia yakni Danny Landzaat, Patrick Kluivert, Alex Pastoor, Sjoerd Woudenberg, dan Gerald Vanenburg menonton laga Liga 1 2024 antara Persija versus Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 8 Februari 2025.
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
(Dari kiri ke kanan) Tim kepelatihan timnas Indonesia yakni Danny Landzaat, Patrick Kluivert, Alex Pastoor, Sjoerd Woudenberg, dan Gerald Vanenburg menonton laga Liga 1 2024 antara Persija versus Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 8 Februari 2025.

BOLANAS.COM - Gerald Vanenburg diprediksi menerapkan training camp model Eropa dengan hanya menggelar latihan pada jeda internasional.

Timnas Indonesia terlalu sering melihat TC jangka panjang yang diterapkan pelatih lokal.

Teranyar, timnas U-20 Indonesia justru menderita akibat pemusatan latihan berjilid ala Indra Sjafri.

Timnas U-20 angkatan Dony Tri Pamungkas dkk menjalani pemusatan latihan sejak Desember 2023 berdurasi hingga 10 bulan!

Hasilnya adalah penampilan horor di Piala Asia U-20 2025, yang hanya menghasilkan satu poin dari tiga pertandingan.

Setelah kegagalan timnas U-20 besutan Indra tersebut, fans Indonesia segera menyaksikan metode pemusatan latihan berbeda.

Pemicunya adalah deretan pelatih baru timnas Indonesia yang dibawa Patrick Kluivert dari Belanda.

Patrick Kluivert sudah pasti hanya akan menggelar TC pada jeda internasional untuk timnas senior.

Adapun bawahannya yaitu Gerald Vanenburg bakal menangani timnas U-23 Indonesia.

Baca Juga: Berkah Dicoret Indra Sjafri dari Timnas U-20 Indonesia, Arkhan Kaka Dapat Perhatian Khusus dari Pelatih Malaysia

Andai ditangani Indra Sjari, timnas U-23 bisa dipastikan menjalani TC jangka panjang di luar jeda internasional yang merepotkan klub.

Namun Gerald Vanenburg membawa pemahaman sepak bola Eropa yang menghormati agenda klub dan kompetisi lokal.

Pada era Luis Milla, persiapan timnas U-23 menuju Asian Games 2018 menggunakan sistem selang-seling.

Evan Dimas dkk akan menjalani pemusatan latihan selama dua pekan, untuk kemudian berkompetisi bersama klub selama satu bulan.

Sistem seperti itu diterapkan FIFA dengan jeda internasional berdurasi dua pekan selama empat kali dalam semusim.

Jeda internasional terakhir pada kalender musim 2024/25 jatuh pada Maret mendatang.

Dengan demikian, skuad timnas senior dan timnas U-23 perdana yang diumumkan Kluivert dan Vanenburg akan berkumpul pada periode itu.

"Saya sangat bangga atas kesempatan ini dan akan memberikan segenap hati saya."

"Dan memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Patrick untuk sepak bola Indonesia adalah luar biasa."

Baca Juga: Fitrah Maulana Selamatkan Indonesia di Piala Asia U-20, Tapi di Persib Bandung, Ia Jauh di Belakang Kevin Mendoza

"Saya tidak sabar untuk datang ke Indonesia," kata Gerald Vanenburg saat pertama kali diperkenalkan.

Vanenburg sejak saat itu sudah beberapa kali memantau langsung pertandingan Liga 1 2024/25.

Beberapa nama yang diprediksi masuk skuad timnas U-23 antara lain Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, hingga Zanadin Fariz.

Garuda Muda besutan Vanenburg akan menghadapi dua turnamen tahun ini, yaitu SEA Games 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Baca Juga: Dua Hari Usai Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-20, Toni Firmansyah Langsung Muncul di Skuad Persebaya

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
Editor : Najm Ula
Sumber : PSSI.org

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

TERPOPULER