Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Hal tersebut disampaikan Sandi Sute dalam event Sport Talk bersama BolaSport.com, Jumat (9/5/2020).
"Tahun kemarin (musim terberat), karena kita berusaha dari zona degradasi," ujar Sandi Sute.
Memang, pada Liga 1 2019, Persija Jakarta sempat terjerembab di zona merah.
Persija tercatat terjun ke posisi juru kunci pada pekan ketiga, lantas sempat berada di posisi ke-16 pada pekan ke-12 dan 13.
Saking buruknya, Persija bahkan tiga kali mengganti pelatih, yaitu Ivan Kolev, Julio Banuelos, dan Edson Tavares.
Sandi Sute menuturkan, ia bangga terhadap rekan-rekannya yang berjuang keras mengangkat Persija dari keterpurukan.
"Walaupun kita terpuruk, kita tetap konsentrasi, tetap semangat, dengan satu tujuan, membawa Persija keluar dari zona degradasi," kenangnya.
Pada akhirnya, Persija berhasil mengakhiri musim di peringkat ke-10 dengan koleksi 44 poin.
Baca Juga: Susul Liga Korea, Persib Bandung Sudah Tentukan Kapan Berlatih Kembali
Editor | : | Nungki Nugroho |