Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Gabriel Budi menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut terjadi tak terlepas dari regulasi baru di K-League saat ini.
"Asnawi merapat ke K-League (Klub Ansan Greeners FC) berkat adanya regulasi K-League yang memperbolehkan klub menambah kuota pemain asing Asal Asia Tenggara," kata Gabriel Budi dikutip Bolanas dari Kompas.com.
Baca Juga: Kembali Mainkan Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk Hajar Rival di Liga Polandia
Selain itu, Gabriel mengatakan sang klien memang menjadi pemain yang dibutuhkan oleh Ansan Greeners saat ini.
Gabriel menilai kualtas pemain berusia 21 tahun itu memang layak untuk bermain di Korea Selatan.
"Asnawi disukai karena kebutuhan klub dan kualitasnya yang dinilai layak bermain di Liga Korea Selatan," tuturnya.
Merapatnya Asnawi ke Ansan Greeners rupanya tak terlepas dari peran pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong kabarnya menjadi orang yang meyakinkan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik.
"Sebagai seorang bek, dia adalah pemain dengan tekad dan semangat dasar," kata Shin Tae-yong
"Ini akan bekerja dengan baik di divisi pertama K-League."
"Sebagai pemain yang menjanjikan yang menjalani timnas berdasarkan usia di Indonesia, saat ini ia berperan aktif antara timnas junior di bawah 23 tahun dan timnas dewasa," pungkasnya.
Baca Juga: Pelatih Fisik Timnas Ungkap Kedekatan dengan Klub Baru Asnawi Mangkualam di Korsel
Editor | : | Unggul Tan Ngasorake |
Sumber | : | Kompas.com,kbs.co.kr |