Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLANAS.COM - PSSI tidak mampu mengadakan VAR di Liga 1, tetapi kini dipaksa IFAB dan FIFA untuk menerapkan teknologi itu di Piala Dunia U-20 2023.
PSSI mau tidak mau harus menerapkan VAR di Piala Dunia U-20 2023, sebuah teknologi "alien" jika melihat problem wasit di Indonesia.
IFAB (International Football Association Board) menyatakan VAR bakal diterapkan di Piala Dunia U-20 2023, Sabtu (4/3/2023).
Dengan kata lain, IFAB memerintakan federasi yang belum mampu mengadakan VAR di kompetisi lokal untuk menyediakan teknologi mahal itu di ajang milik FIFA.
Di sepanjang Liga 1 2022/23, terdapat segudang problem perwasitan yang nyaris merugikan seluruh klub.
Problem seperti gol onside yang dianulir, gol offside yang disahkan, hingga tekel brutal yang dibiarkan belum sanggup ditangani wasit Indonesia.
Opsi PSSI untuk menambah asisten wasit tambahan di belakang garis gawang juga dinilai tidak menawarkan keadilan lebih baik.
Teranyar, Bernardo Tavares mengkritik kinerja wasit dan para asistennya dalam laga PSM Makassar kontra Persis Solo, Minggu (5/3/2023).
Pada laga itu, terdapat sederet kontroversi seperti bola tangkapan Gianluca Pandeynuwu yang dianggap melewati garis, gol offside Everton Nascimento yang terlihat onside, dorongan Reza Arya di dalam kotak yang tak dianggap pelanggaran, dan banyak lagi.
Dengan segala permasalahan di atas, PSSI yang baru dipimpin Erick Thohir kini harus menjalankan perintah IFAB.
"Uji coba 12 bulan secara eksklusif berkaitan dengan VAR dimulai di Piala Dunia Klub 2022 di Maroko awal tahun ini," tulis IFAB di laman resminya (5/3/2023).
"Itu (VAR) juga akan diimplementasikan di Piala Dunia U-20 di Indonesia pada Mei-Juni 2023."
"Keputusan kemudian akan dibuat apakah uji coba tersebut akan dilanjutkan di turnamen FIFA lain pada tahun ini."
Uji coba yang dimaksud adalah menyiarkan keputusan VAR di layar stadion dan penjelasan wasit terhadap keputusan itu di dalam pertandingan.
Seturut pengumuman tersebut, instalasi VAR pun harus dipasang oleh PSSI dan panitia lokal Piala Dunia U-20 2023.
Terdapat enam venue yang akan digunakan, yaitu Stadion Utama GBK, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Jakabaring,, Stadion Manahan, Stadion Gelora Bung Tomo, dan Stadion Wayan Dipta.
Dengan demikian, publik Indonesia akan disuguhi VAR di stadion-stadion terpilih untuk venue Piala Dunia, sembari menyaksikan Liga 1 bakal terus bergulir dengan kontroversinya.
Editor | : | Najmul Ula |
Sumber | : | Ifab.com |